Solusi Jerawat Tanpa Bekas, Sakit, Radang dan Cepat

Diposting oleh Junxing Wu pada

Maraknya perbincangan Mandelic Acid dalam beberapa tahun ini, saya rasa nggak bisa dipungkiri karea Dr.Hsieh. Saya ingat pertama kali menggunakan Mandelic Acid generasi pertama, tutup botolnya bisa menyemprot ke mana-mana, tapi kalau dipikir balik, cukup bikin kangen juga. Di generasi kedua menggunakan cara tetes dan sampai sekarang sudah generasi ke tiga.

Tentu, Dr.Hsieh memang bisa sukses karena obesesi dengan Mandelic Acid, sehingga tidaklah heran bisa sampai sekarang. Sampai sekarang penelitiannya di Mandelic Acid sudah sangat mendalam. Sampai ada lotion pelembab atau jel kantong mata dengan bahan Mandelic Acid, serumnya dan sekarang ada gel anti jerawat yang mengandung 15% dan 30% Mandelic Acid. Juga ada kapas yang mengandung bahan itu. Kalau kita lihat, Dr.Hsieh sudah memikirkan produk apa yang paling cocok untuk penggunanya, beliau berpikir hingga jauh.

Diatas saya menyinggung, selain Mandelic Acid yang sudah upgrade, juga ada pengembangan produk lainnya. Jel anti jerawat dan kapas pembersih wajah Mandelic Acid 35%, bagi saya dan teman2 yang punya masalah dengan jerawat pasti menjadi incaran kita. Apalagi katanya Jel Jerawat Mandelic Acid ini ampuh memberantas jerawat yang kita biasa dengar “jerawat batu” , ini adalah mimpi buruk, betul kan ? Karena seperti komedo atau jerawat kecil yang ujungnya berwarna putih, dengan dicuil sedikit sudah pasti copot. Tapi kalau yang merah, besar dan sakit itu perlu berhari-hari baru bisa hilang. Jadi begitu tau kalau Jel Jerawat Mandelic Acid Dr.Hsieh ini mampu memberantas jerawat seperti itu, membuat saya jadi semangat dan penasaran.

Jel jerawat ada 2 jenis dengan kadar Mandelic Acid 15% dan 30%. Kalau membaca keterangannya, 15% itu untuk memberantas komedo, tapi kalau ingin memberantas jerawat batu harus menggunakan 30%.

Konsep dari Jel jerawat Mandelic Acid ini adalah untuk “Pertolongan Gawat Darurat” maksudnya adalah “Cepat kempes” dan “Mencegah timbul lagi”, efek jel yang anti kuman ini mampu menghilangkan jerawat, dan bahan Mandelic Acid ini mampu regerasi kulit mati, sehingga membatu metabolisme kulit. Singkat kata, Jel Mandelic Acid ini alat “Pertolongan Gawat Darurat”, agar jerawat yang muncul dadakan bisa segera dipunahkan.

Saya sendiri menggunakan yang 30%, karena kita tidak pernah tahu kapan jerawat kita akan muncul sehingga cocok sekali untuk “Pertolongan Gawat Darurat”, membasmi jerawat yang merah, besar dan menyakitkan. Ingin dipencet juga nggak bisa keluar, mau ditutup pake makeup juga nggak bisa, yah…ibarat seperti gunung merapi yang siap meletus tapi kita tidak pernah tau kapan terjadinya. Kadang bisa 3~5 hari, atau ada yang 1~2 minggu juga ada, sudah banget untuk diberantas. Jadi itulah mengapa saya memilih Jel anti jerawat mandelic acid yang 30% untuk memusahkan jerawat batu.

Tekstur Anti Jerawat Mandelic Acid 30% adalah jel, ada sedikit wangi mint, saat di oles/totol ke atas kulit terasa dingin, tapi nggak perih atau panas. Tentu rasa dingin dari jel anti jerawat itu adalah untuk meredakan infeksi yang ada di jerawat, karena diluar sana banyak jel jerawat pada saat kita aplikasikan itu bisa terasa panas, apalagi saat dioleskan ke jerawat yang merah dan besar itu, beneran bikin stress. Tapi gel anti jerawat Dr.Hsieh yang 30% mandelic acid ini hanya ada perasaan dingin di kulit, jadi begitu di totol di atas jerawat terasa dingin dan menyejukan kulit kita.

Namun ada juga orang yang punya pertanyaan sama seperti saya, awalnya bertanya, ‘kan serum mandelic acid yang kita pake bisa meredakan jerawat, kenapa masih harus pake jel jerawat lagi ?

Setelah saya pake jel anti jerawat mandeli acid yang 30% ini ternyata rasanya beda. Karena serum Mandeli Acid yang saya pake itu berfungsi untuk regerasi kulit wajah secara kesuruhan, jadi kalau hanya menggunakan serum mandelic acid juga bisa hanya saja sehari harus dioleskan berkali-kali, nah kalau dengan jel jerawat itu hanya ke atas bagian yang berjerawat, nggak usah seluruh muka dan ternyata hasilnya sangat maksimal.

Selanjutnya, karena teksurnya adalah jel sehingga lebih mudah melapisi bagian jerawat saja dan reaksinya akan terus berkelanjutan untuk meredakan jerawat. Dari penjelasan di atas kotaknya, jel anti jerawat ini bisa menjadi penangkal “serangan” dari luar, dan lapisan dalamnya dapat diserap oleh kulit untuk menyembuhkan jerawat. Jadi karena itulah, akhirnya saya menemukan kalau jel anti jerawat Dr.Hsieh ini bisa untuk jerawat batu, dimana reaksinya berkelanjutan, bisa meredakan infeksi, inilah yang membedakan dengan serum mandelic acid.

Selanjutnya, mengenai serum mandelic acid (Mandelic Acid Home Peeling Liquid), produk ini disambut baik di tahun 2009, dimana saat itu adalah generasi pertama, dulu cuman ada kadar 10% dan 18%, lalu di tahun 2011 muncul generasi kedua ditambah dengan ekstrak buah cermai yang berfungsi untuk mencerahkan kulit, jadi tidak hanya regenerasi kulit dan mencegah jerawat bahkan bisa memudarkan bekas jerawat. Pada tahun 2012 ditambah lagi ekstrak Centella, milk thistle yang bermanfaat untuk anti alergi, melindungi bahkan mampu melembabkan kulit serta anti oksidan, bahkan ada pilihan menjadi lebih banyak, 5%, 10%, 20% dan 25%.

Untuk generasi ketiga, seperti yang sudah dijelaskan diatas yaitu anti alergi, melindungi dan melembabkan kulit juga pilihan yang lebih banyak sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit konsumen itu sendiri, agar home peeling dapat dilakukan oleh setiap orang.

Dari 4 kadar Mandeli Acid 5%,10%, 20% dan 25% pemakaian saya adalah memadukan antara 10% dan 25%. Yang mana 10% itu untuk seluruh wajah, kemudian makeup halus, sedangkan untuk 25% untuk bagian T (kening dan hidung) serta pada bagian yang berjerawat, setelah itu tentu saya totolkan gel jerawat. Menurut saya pribadi, Mandelic Acid 25% saya ilustrasikan sebagai prajurit terdepan, yaitu menghancurkan pelindung si jerawat, setelah itu jel anti jerawat untuk serangan sampai kebagian terdalam, disaat itulah jerawat dapat dimusnahkan sampai ke akar-akarnya!

Penggunaan saya dari generasi pertama hingga sekarang generasi ketiga, saya melihat produk Dr.Hsieh terus berkembang dan semakin mengerti kebutuhan penggunanya dan benar-benar semakin baik.

Karena saya menggunakan 2 jenis serum Mandelic Acid yang 10% dan 25%, kalau dilihat dari teksturnya yang 10% lebih cair dan halus dari pada yang 25%. Menurut pengalaman pribadi, generasi ketiga serum Mandelic Acid lebih nyaman dikulit dan fungsinya tidak hanya melawan jerawat tapi juga mampu mencerahkan, anti oksidan, anti aging dan melembabkan. Boleh dikata serum Mandelic Acid Dr.Hsieh ini sudah lengkap.

Cara pemakaiannya, tentu setelah mencuci muka, pertama mengoleskan yang 10% dulu untuk regenerasi kulit, kemudian dilanjutkan dengan 25% untuk bagian tertentu seperti yang sudah saya jelaskan diatas, walau ada jerawat diwajah, saya tetap menggunakan yang 25% untuk “melawan” jerawat-jerawat itu. Kemudian saya totolkan jel anti jerawat Mandelic Acid 30% untuk “memunashkannya”. Jadi jel anti jerawat saya gunakan di tahap akhir, terutama malam sebelum tidur. Saya biar kan jel jerawat itu melekat di wajah, sehingga ia dapat bekerja pada saat tidur, keesokan harinya dapat terlihat kalau jerawat yang besar dan merah itu berangsur membaik.

Kalau saya simpulkan, dulu produk Mandelic Acid Dr.Hsieh fokus untuk regenerasi kulit dan melawan jerawat, tapi sekarang sampai ke generasi ke tiga, mampu mencerahkan wajah, anti oksidan, anti aging dan melembankan kulit wajah. Sekarang lebih nyaman dan sejuk dikulit tidak membuat kulit menjadi kering. Ditambah dengan jel jerawat yang dapat ditotolkan di atas jerawat yang dapat bertahan 1 hari, masih ada lagi serum Mandelic Acidnya bisa membantu metabolisme kulit dan pori-pori kulit bisa bernafas, sehingga perawatan kulit menjadi lebih sempurna dan kulit wajah kita makin sehat.

 

 

0 komentar

Tulis komentar