Pingin punya kulit lembab? Yuk kenali Hyaluronic Acid/Asam Hialuronat (HA)

Diposting oleh Junxing Wu pada

Dari semua bahan pelembab untuk kulit, “Hyaluronic acid” atau sering disebut HA. Bahkan di luar negeri banyak yang menyebutnya sebagai “Ratunya Pelembab”

HA mampu mengikat air, sehingga mampu mengikat air yang memang sudah ada dalam tubuh kita. HA adalah jenis gula yang dibuat oleh tubuh secara alami, karbohidrat rantai panjang yang ada di dalam tubuh dan kulit, serta paling penting bagi tubuh manusia, tentu hal ini dapat menjaga agar kulit kita tetap kenyal dan segara! Tapi HA yang memang ada dalam tubuh kita itu akan berkurang seiring bertambahnya usia. Berdasarkan statistik, setelah 25 tahun kadar HA mulai turun, kalau kita tidak melindungi kulit dari pancaran sinara matahari dengan Sublok, tidur kurang, stress, merokok, minuman keras serta pola hidup yang tidak sehat akan menguras HA yang ada dalam tubuh kita

Dari gambar berikut dibawah ini, terlihat kadar HA kita berdasarkan usia. Bayi yang baru lahir memiliki kadar HA kita kasih nilai 100% maka pada saat 25% HA adalah titik tolak berkurang kadarnya. Sampai 30 tahun, kadar HA turun tinggal 65%. Sampai usia 60 tahun, kadar HA rata-rata hanya tinggl 25%.

Ketika kadar HA berkurang maka menyebabkan kemampuan mengikat air dalam tubuh akan turun drastis, sehingga kulit terlihat kering, mengelupas, penuaan, sehingga muncul keriput halus, keriput, kendur, pori-pori membesar dan masalah kulit lainnya. Kalau kita lihat diagram diatas setelah usia 60 tahun, kadar HA turun sangat drastis, kita bisa lihat kulit kakek-nenek kita, akan terlihat keriput dan berbeda jauh dengan kulit anak remaja. Jadi kesimpulannya, HA adalah kadar yang sangat penting untuk melembabkan kulit dan tidak boleh kita abaikan!

Senyawa HA pertama kali ditemukan di tahun 1934 di Universitas Columbia, New York. Oleh Karl Meyer, seorang ahli kimia glikosaminoglikan dan asistennya John Palmer, pada cairan bola mata.

Pada mulanya HA diambil dari jengger ayam, namun karena biaya ekonominya terlalu tinggi sedangkan produksinya rendah dan harus mengorbankan hewan sehingga sangat mengurangi nilai moral! Maka, berkat kemajuan teknologi sekarang HA bisa disintesis dari kultur bakteri di lab. Dengan demikian ukuran molekul HA dapat dikendalikan. Jangan heran, molekul Asam Hialuronat (HA) ini terbagi menjadi ukuran besar, sedang dan kecil. Mereka memiliki fungsinya masing-masing.

Molekul Besar HA

Fungsi:Menangkap air dari luar.

Molekul Sedang HA

Fungsi : Mengikat air, stabiltator sehingga air dapet terkunci di kulit.

Molekul Kecil HA

Fungsi : Mengisi air, agar kulit tetap lembab.

Akhir kata, saat menggunakan Asam Hialuronat (HA) harus disertai dengan Moisturizer/pelembab wajah berbentuk jel atau krim, agar fungsinya dapat bertahan lebih lama! Menggunakan zat yang bersifat minyak sebagai dinding tameng untuk melindungi kulit, kemampuang mengikat air HA sangat luar biasa, sehingga harus menghindari agar jangan sampai malah menyerap kadar air dari dalam tubuh sehingga kulit menjadi semakin kering.

0 komentar

Tulis komentar